Uber Plat Hitam Dilarang di Jogja

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta segera menerbitkan larangan beroperasinya taksi berbasis aplikasi yang menggunakan pelat warna hitam melalui peraturan gubernur (pergub) DIY.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan DIY Gatot Saptadi menjelaskan berdasarkan Permenhub 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek, Pemda DIY telah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan untuk mengeluarkan kebijakan.

Menurut Gatot, rekomendasi tersebut segera dijadikan acuan untuk membuat pergub DIY yang intinya melarang operasional taksi online pelat hitam.

Dikatakan, Pemda DIY siap melakukan penyisiran sebagai langkah lanjutan pergub yang akan dikeluarkan minggu depan.

“Saat ini pergub sedang diproses, sepekan ini jadi. Artinya, kami bertindak sesuai regulasi,” terangnya, Jumat (10/3)

Menurut Gatot, sambil menunggu selesainya pergub, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada para operator taksi online.

“Taksi online pelat hitam, seperti Gojek, Uber, atau apa pun namanya yang beroperasi tidak berizin,” katanya.

Selain menerbitkan peraturan tentang larangan taksi online tidak berizin, Dishub DIY juga tetap akan melakukan pembinaan terhadap penyelenggara taksi pelat kuning dalam meningkatkan layanan.

“Kita juga mendukung taksi legal untuk menyelenggarakan pelayanan online, termasuk tarif yang pasti. Sebab dari sisi pengguna taksi online, masyarakat diuntungkan karena tarifnya yang lebih murah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Organda DIY Agus Andriyanto menyambut baik keputusan Pemda DIY untuk menerbitkan pergub larangan angkutan penumpang pelat hitam. Namun Agus mempertanyakan sistem pengawasan setelah pergub tersebut terbit.

Menurutnya, banyak kasus terjadi, taksi online tersebut dioperasionalkan secara perorangan dan tidak lewat aplikasi resmi.

“Kami juga mendeteksi taksi ilegal yang beroperasi tanpa aplikasi, atau hanya lewat media sosial. Apakah pergub juga mengatur itu, kami belum tahu,” ujarnya.

Agus mengharapkan Pemda DIY lebih detail dalam mengeluarkan aturan jasa angkutan tersebut.

Oknum supir yang memainkan argo dan lamanya waktu pemesanan menjadi momok tersendiri bagi taksi konvensional. Belum selesai masalah itu disikapi oleh perusahaan penyedia taksi, kehadiran taksi plat hitam berbasis aplikasi atau online muncul dan menghadirkan problem baru.

Hal tersebut dikemukakan Dwi Ardianta Kurniawan MSc, Peneliti di Pusat Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, kepada KRjogja.com, Senin (13/03/2017). Dikatakannya dengan fasilitasnya yang mampu menampilkan tarif argo, jarak, dan waktu menunggu serta perjalanan hanya dalam usapan jari, aplikasi taksi online plat hitam dengan cepat menggerus pendapatan taksi konvensional.

“Perkembangan teknologi itu sebuah keniscayaan. Konsumen pasti akan pilih yang paling baik. Apalagi citra dan rekam jejak punya peran penting. Perlu disikapi secara bijak,” ungkap Dwi Ardianta.

Alih-alih sekadar melarang tanpa menyediakan solusi, fasilitasi dari pemerintah agar taksi online plat hitam memenuhi regulasi sebenarnya dapat menjadi solusi yang lebih arif. Utamanya, agar taksi online dapat bermain secara seimbang dan tidak merugikan taksi konvensional.

“Cara main taksi online harus difasilitasi agar sama. Dibentuk badan hukumnya, kendaraan diikutkan uji kir, pajak sesuai aturan, dan plat kuning atau registrasi bagi semua taksi online. Karena regulasinya belum diubah,” ujarnya.

Selain penerapan regulasi bagi taksi online, taksi konvensional juga harus diatur dan diawasi secara ketat. Dan taksi konvensional, juga harus mengembangkan diri untuk memiliki teknologi yang sama seperti taksi online.

“Taksi gelap, angkutan sewa tak berizin, semuanya harus ditindak sesuai standar. Dan kini sudah ada taksi konvensional yang pakai aplikasi. Tapi belum sebagus taksi online. Masih perlu pengembangan,” pungkasnya

Source: beritasatu

Iklan

Harga Plat S355JR EN 10025

a572gr50 beyond-steel

Characteristics

S355 – an useful structural grade steel with a minimum yield strength of 355 N/mm². S symbol for Structural Steel

JR symbol 20 temperature impact test

S355 being widely used in the structural engineering and construction industries, S355 offers high yield and tensile strength and is supplied with a variety of treatments and test options to ensure that it is a highly usable steel in your various projects.

S355 structural grade (S) carries minimum yield strength of 355 N/mm²m, the JR designation confirms that the steel has undergone longitudinal Chary V-Notch impact testing at 27J (Joules) at room temperature. Other Charpy designations include J0, J2 and K2.

Equivalent Grade

ST52-3 DIN 17100, BS4360 Gr50B; BS4360 Grade50D; BS4360 Gr50DD;  ASTM A572-50; JIS G3106 SM490; JIS 3101 SS490; ABS EH36; LRS EH36,

Chemical Composition (%)

C Si Mn P S N Cu
0.27
Max
0.60
Max
1.70
Max
0.045
Max
0.045
Max
0.014 0.06

 

Mechanical Properties

Mechanical Properties Metric
Hardness, Brinell 135
Tensile Strength, Ultimate (MPa) 450-630
Tensile Strength, Yield (MPa) 315-355
Elongation at Break (%) 18-20
Min.Impact Energy (J) 20-27

[Referensi: http://www.beverlysteel.com/products/ ]

Applications

  • Bridge plates,
  • Gusset plates,
  • Base plates,
  • Structural steel stiffeners

Dapatkan penawaran harga terbaik Plat ASTM A572 Grade 50 disini

Persamaan & Perbedaan LRT, MRT, dan KRL

Secara kasat mata, LRT tidak jauh berbeda dengan kereta perkotaan lainnya, baik itu kereta rel listrik (KRL) Commuter Line ataupun mass rapid transit (MRT) yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan di Jakarta.

LRT, MRT, dan KRL merupakan moda transportasi berbasis rel (menggunakan light rail), sama-sama digerakan oleh aliran listrik dari bagian atas.

Jenis rel yang akan digunakan oleh LRT adalah jenis rel sepur lebar (Standard gauge) dengan ukuran 1.435 mm, standar lebar sepur yang sama juga saat ini digunakan oleh KRL dan nantinya juga akan oleh MRT.

LRT sendiri merupakan moda transportasi berbasis rel yang sudah sejak lama dimiliki oleh dua kota di negara tetangga, yakni Singapura dan Kuala Lumpur.

Data Land Transport Authority di Singapura menyebutkan saat ini di kota tersebut terdapat tiga rute LRT; sedangkan di Kuala Lumpur ada lima rute.

Meski memiliki banyak kesamaan, ada sejumlah perbedaan antara LRT, MRT, dan KRL. Perbedaan-perbedaan tersebut antara lain adalah:

Daya angkut (kapasitas)

Kapasitas LRT jauh lebih kecil dari MRT ataupun KRL. Ahok mengatakan LRT di Jakarta merupakan rangkaian kereta yang terdiri dari maksimal tiga kereta. Setiap rangkaian kereta hanya bisa mengangkut maksimal 628 orang penumpang.

Sedangkan kereta yang akan digunakan oleh MRT adalah rangkaian kereta yang terdiri dari maksimal enam kereta.

“Dalam sekali perjalanan, satu rangkaian kereta dapat mengangkut 1.950 penumpang. Dalam seharinya ditargetkan dapat mengangkut 173.000 penumpang,” papar Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami beberapa waktu lalu.

Kapasitas MRT tersebut hampir sama dengan daya angkut KRL yang setiap rangkaian keretanya (terdiri dari 8 hingga 10 kereta) sanggup mengangkut 2.000 penumpang.

Perlintasan

Ada tujuh koridor LRT yang ditargetkan akan dibangun. Dua koridor yang akan dibangun terlebih dahulu dan ditargetkan sudah bisa beroperasi paling lambat tahun 2018 adalah Kebayoran Lama-Kelapa Gading dan Kelapa Gading-Kemayoran-Pesing-Bandara Soekarno-Hatta.

Semua perlintasan LRT di Jakarta direncanakan dibangun dengan jalur layang (elevated). Ini berbeda dengan perlintasan MRT yang dibangun dalam dua jenis, yakni layang dan bawah tanah (underground).

Proyek pembangunan tahap satu MRT di Jakarta akan menyelesaikan rute Lebak Bulus-Sisingamangaraja-Bundaran HI. Rute ini juga ditargetkan bisa beroperasi paling lambat pada tahun 2018.

Perlintasan Lebak Bulus-Sisingamangaraja merupakan jalur layang, sedangkan Sisingamangaraja-Bundaran HI merupakan jalur bawah tanah.

Jalur layang maupun jalur bawah tanah merupakan jalur rel yang tidak akan bersinggungan dengan jalan raya (perlintasan sebidang).

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Muhammad Nasyir pernah mengatakan, jenis perlintasan berpengaruh besar terhadap jarak kedatangan antar rangkaian kereta di stasiun.

Tidak adanya perlintasan sebidang akan membuat kedatangan rangkaian kereta bisa dilakukan sesering mungkin.

“Karena tidak ada perlintasan sebidang, pelayanannya jadi lebih cepat. Nantinya keretanya akan tiba di stasiun per 5 menit,” kata Nasyir.

Faktor inilah yang sejauh ini tidak bisa dilakukan dalam layanan KRL karena hampir semua rute KRL merupakan jalur di atas tanah. Akibatnya banyak perlitasan sebidang.

Satu-satunya jalur KRL yang tidak memiliki perlintasan sebidang adalah jalur yang menghubungkan Manggarai-Jakarta Kota. Jalur ini merupakan jalur layang.

“Kalau kami agak susah mengurus ke perlintasan sebidang juga, karena dampaknya pasti ke sana (kemacetan). Karena kalau kereta tambah, dampak memang ke palang pintu (sering ditutup). Maka, kami akan komunikasikan ke Pemda”, kata Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Muhammad Fadhil beberapa waktu lalu.

(Sumber: megapolitan.kompas.com)

Harga kanopi minimalis termurah

HARGA KANOPI MINIMALIS TERMURAH
Kanopi tidak hanya berfungsi untuk melindungi bagian rumah kita dari panas dan hujan saja, tetapi juga sangat berperan dalam menambah estetika rumah kita.
Dalam memilih kanopi ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar rumah terlihat lebih indah dan cantik, yaitu :

Model Kanopi. Agar rumah terlihat lebih cantik, sesuaikanlah model kanopi yang anda pesan dengan model rumah anda. Kanopi minimalis sangat cocok untuk rumah minimalis, sedangkan kanopi klasik/tempa sangat cocok untuk rumah berukuran besar dan megah.
Fungsi Kanopi. Kanopi untuk carport sangat cocok bila menggunakan polycarbonate yang berwarna gelap agar cahaya matahari tidak terlalu banyak yang masuk, sehingga tidak merusak warna cat mobil.
Material Kanopi. Anda bisa memilih rangka kanopi yang akan dipakai, apakah menggunakan besi hollo, besi pipa atau baja ringan yang tahan karat.
Harga Kanopi. Harga kanopi juga menjadi salah satu pertimbangan yang sangat penting yang harus diperhatikan karena menyangkut dengan ketersediaan anggaran. Pilihlah bengkel las yang menawarkan kanopi dengan harga yang murah tetapi tetap mengutamakan kualitas produk dan memberikan garansi produk. Dengan demikian konsumen tidak akan tertipu dengan penawaran harga yang murah.

HARGA KANOPI MINIMALIS

Kami menawarkan harga kanopi minimalis dengan model yang paling sederhana dengan harga yang termurah.
Rangka menggunakan besi hollow 4×6 dikombinasi dengan besi hollo 4×4, sedangkan untuk tiangnya menggunakan besi hollo 4×6, model rangka single, atap menggunakan polycarbonate, cat warna hitam.

Harga kanopi yang kami tawarkan dibawah ini menggunakan model rangka yang sama tetapi menggunakan merk polycarbonat yang berbeda-beda. Harganya adalah sebagai berikut :

– Polycarbonat merk Solite harganya Rp 300.000/m².
– Polycarbonat merk X-Lite harganya Rp 325.000/m².
– Polycarbonat merk Solarlite harganya Rp 350.000/m².
– Polycarbonat merk Elite (garansi 10 thn) harganya Rp 350.000/m².

Tabel Ukuran Berat T Section Steel

Characteristic
Mild Steel T-Section is precisely manufactured using high grade raw material and advanced machines. Further, the range of mild steel t section is stringently checked and tested to ensure delivery of flawless products. Supported by expert workforce and modern machines, we are also capable of meeting bulk demands of the clients within stipulated time frame.

Applications:

  • Constructions
  • Telecom tower
  • Factory and warehousing shed
  • Electrification projects, poles and earthing
  • E. O. T. Cranes
  • Material handling equipments
  • Ship building
  • Windmills and its accessories
Tabel Ukuran dan Berat Steel T Section
Sectional B H t1 t2 r1 r2 Sectional Area Unit Weight
B x t2
mm mm mm mm mm mm mm cm² kg/m
150 x 15 150 45 12 15 8 3 27.52 21.6
150 x 12 150 42 12 12 8 3 23.02 18.1
150 x 9 150 39 12 9 8 3 18.52 14.5
200 x 22 200 52 12 22 8 3 49.02 38.5
200 x 16 200 46 12 16 8 3 37.02 29.1
200 x 12 200 42 12 12 8 3 29.02 22.8
200 x 19 200 49 12 19 8 3 43.02 33.8
250 x 16 250 46 12 16 20 3 46.05 36.2
250 x 19 250 49 12 19 20 3 53.55 42
250 x 25 250 55 12 25 20 3 68.55 53.8
250 x 22 250 52 12 22 20 3 61.05 47.9

King Cross Steel

Product: King Cross
Kategori: Structural Steel
Standard: JIS, SNI

Availability
Size range : K 150 x 75 to K 800 x 300
Web Thickness Range : 5mm to 14mm
Flange Thickness Range : 7mm to 26mm
Length Standard : 12M

Note: non standard sizes are also available upon request and subject to minimum quantity.

Tabel Ukuran dan Berat Steel King Cross

Sectional Depth Width Web Flange Corner Sectional Area Unit Weight
H x B H B t1 t2 r
mm mm mm mm mm mm mm2 kg/m
150 x 75 150 75 5 7 8 35.7 28
198 x 99 198 99 4.5 7 11 46.36 36.4
200 x 100 200 100 5.5 8 11 54.32 42.6
248 x 124 248 124 5 8 12 65.36 51.4
250 x 125 250 125 6 9 12 75.32 59.2
298 x 149 298 149 5.5 8 13 81.6 64
300 x 150 300 150 6.5 9 13 93.56 73.4
346 x 174 346 174 6 9 14 105.36 82.8
350 x 175 350 175 7 11 14 126.28 99.2
396 x 199 396 199 7 11 16 144.32 113.2
400 x 200 400 200 8 13 16 168.24 132
450 x 200 450 200 9 14 18 193.52 152
500 x 200 500 200 10 16 20 228.4 179.2
588 x 300 588 300 12 20 28 385 302
600 x 200 600 200 11 17 22 268.8 212
700 x 300 700 300 13 24 28 471 369.7
800 x 300 800 300 14 26 28 534 419.8

NOTE :
– H = H/2 = Height of T-Beam
– Material specification refer to Wide Flange (IWF)
– Tolerance H= ±2mm
– Welded specification as per AWS E-6013
– Non standard sizes are available upon request and subject to minimum quantity

Related Structural Steel:

Harga Plat SM490 YB

Harga Plat SM490 YB

Kategori: Welded Structural Steel Plates
Material: SM490
Standard: JIS G3106
Grades: SM490 YA, SM490 YB

Characteristic:
Steel grade SM490 is a low carbon, high strength for weld structural steel. Easy for weld and good cold forming properties.

Availability:
Thickness: 6 – 60 mm
Size: 5′ x 20′ , 1524 x 6096mm

Chemical Composition: (%)

C Si Mn P S
0.18 Max 0.55 Max 1.60 Max 0.035 Max 0.035 Max

Note: other alloy elements may be added as necessary (Ni, Cr and Cu)

Equivalent Steel Grade
S 355 JR, AE 355 B, E 36-2, Fe 510 B, SS21,32,01, IS 961, A633 Gr.A,C,D, 50 B

Mechanical Properties:
Yield Strength      t≦16    (Min Mpa) :  365
Yield Strength 16≦t≦25 (Min Mpa) :  325-355
Tensile Strength (Mpa)      :   490-610
Elongation t≦16          (Min %) :   15
Elongation 16≦t≦25 (Min %)  :  21

Application:
Machinery parts, mobile equipment, crane, boom, chassis, buildings, bridges and most structural activities.

Lebih Detail »